STAI Nusantara Banda Aceh Gelar Kuliah Umum: Mahasiswa Mandiri, Jiwa Tangguh Melalui Pendekatan Psikologi Islam
Banda Aceh – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nusantara Yayasan Rumah Bina Aneuk Nanggroe Banda Aceh menggelar Kuliah Umum dengan tema "Mahasiswa Mandiri, Jiwa Tangguh: Membangun Kemandirian Akademik dan Karakter Islami Melalui Pendekatan Psikologi Islam", pada Senin, 07 September 2026, di Aula STAI Nusantara Banda Aceh.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Safrilsyah, M.Si, Guru Besar Psikologi Islam, serta diisi oleh Dr. Dicky Wirianto, M.A dan akademisi STAI Nusantara. Kuliah umum ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dan mahasiswa aktif STAI Nusantara sebagai pembekalan awal tahun akademik.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Safrilsyah, M.Si menekankan pentingnya kemandirian akademik yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga ketangguhan mental dan kematangan spiritual. Menurutnya, pendekatan Psikologi Islam menjadi landasan penting untuk membentuk mahasiswa yang tidak mudah menyerah, memiliki daya juang tinggi, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dalam menghadapi tantangan global.
"Mahasiswa hari ini harus mandiri secara akademik, tangguh secara jiwa, dan kuat secara karakter. Kemandirian bukan berarti sendiri, tapi mampu mengelola potensi diri dengan kesadaran akan pertolongan Allah SWT," ujar Prof. Safrilsyah dalam materinya.
Ketua STAI Nusantara dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema ini sengaja diangkat untuk menjawab tantangan mahasiswa di era disrupsi. STAI Nusantara tidak hanya ingin melahirkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki adab, akhlak, dan ketahanan jiwa sebagai seorang muslim intelektual.
Kegiatan kuliah umum berlangsung khidmat dan interaktif, diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama pimpinan, dosen, dan narasumber.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh mahasiswa STAI Nusantara mampu menumbuhkan jiwa mandiri, tangguh, dan berkarakter Islami dalam menjalani proses perkuliahan dan pengabdian di tengah masyarakat.
