STAI Nusantara Banda Aceh dan LPPM IAIN Takengon Perkuat Kolaborasi Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat
Banda Aceh — STAI Nusantara Banda Aceh dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Takengon memperkuat sinergi akademik melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, serta pengembangan kegiatan akademik lainnya.
Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen kedua institusi untuk memperluas jejaring akademik sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui penelitian kolaboratif dan program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua STAI Nusantara Banda Aceh, Dr. Dicky, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam membangun budaya akademik yang semakin kuat dan kolaboratif.
«“Kerja sama antara STAI Nusantara Banda Aceh dan LPPM IAIN Takengon merupakan langkah strategis untuk memperkuat budaya akademik, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap MoU ini tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi benar-benar diterjemahkan dalam program-program kolaboratif yang produktif, seperti penelitian bersama, publikasi ilmiah, seminar akademik, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Dr. Dicky.»
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada sekadar menghasilkan lulusan yang kompeten.
«“Perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata melalui ilmu pengetahuan dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, sinergi antarlembaga seperti ini sangat penting untuk membangun ekosistem akademik yang lebih kuat dan kolaboratif di Aceh,” lanjutnya.»
Sementara itu, Ketua LPPM IAIN Takengon, Dr. Muhammad Riza, menyambut positif terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan STAI Nusantara Banda Aceh membuka peluang yang lebih luas bagi pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
«“LPPM IAIN Takengon menyambut baik kerja sama dengan STAI Nusantara Banda Aceh sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring dan meningkatkan kualitas pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi ini membuka ruang yang luas bagi dosen dan peneliti dari kedua institusi untuk saling berbagi pengalaman, mengembangkan riset bersama, serta menghasilkan publikasi dan program pengabdian yang memiliki manfaat akademik dan sosial,” ungkap Dr. Muhammad Riza.»
Ia menambahkan bahwa MoU tersebut diharapkan segera ditindaklanjuti melalui program-program konkret dan berkelanjutan.
«“Kami berharap kerja sama ini dapat segera diwujudkan dalam program-program konkret dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan potensi, sumber daya, dan pengalaman kedua institusi, kita dapat menghasilkan penelitian yang lebih kontekstual serta pengabdian kepada masyarakat yang benar-benar menjawab persoalan dan kebutuhan masyarakat, khususnya di Aceh,” jelasnya.»
Dari MoU Menuju Kolaborasi Nyata
Melalui kerja sama ini, kedua institusi membuka peluang pengembangan berbagai kegiatan, antara lain penelitian kolaboratif, publikasi artikel ilmiah, seminar dan konferensi akademik, pengembangan kapasitas dosen dan peneliti, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan akademik lain yang disepakati bersama.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas kelembagaan masing-masing, tetapi juga mendorong lahirnya penelitian yang lebih responsif terhadap persoalan masyarakat.
Khususnya di Aceh, berbagai isu sosial, keagamaan, pendidikan, budaya, ekonomi masyarakat, dan perkembangan pendidikan Islam membutuhkan kontribusi perguruan tinggi melalui penelitian dan pengabdian yang berbasis pada data serta kebutuhan nyata di lapangan.
Karena itu, kerja sama STAI Nusantara Banda Aceh dengan LPPM IAIN Takengon diharapkan menjadi salah satu model kolaborasi perguruan tinggi yang mampu mempertemukan kekuatan akademik dengan kebutuhan masyarakat.
Penandatanganan MoU ini sekaligus menegaskan komitmen kedua institusi untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin terbuka terhadap kolaborasi, produktif dalam penelitian, aktif dalam pengabdian, dan memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat Aceh.
Ke depan, MoU tersebut akan ditindaklanjuti melalui berbagai program kerja yang lebih konkret, terukur, dan berkelanjutan dengan melibatkan dosen, peneliti, mahasiswa, serta unsur masyarakat sesuai dengan bidang dan kompetensi masing-masing.
STAI Nusantara Banda Aceh dan LPPM IAIN Takengon — Bersinergi dalam Riset, Berkolaborasi dalam Pengabdian, Berkontribusi untuk Masyarakat Aceh.
